• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Terkenal Angker dan Sakral, Punden Jambu Klampok Rencananya Akan Dijadikan Tempat Wisata Oleh Warga

    Selasa, 20 Oktober 2020, 3:23:00 AM WIB Last Updated 2020-10-19T20:24:56Z
    Punden Jambu Klampok yang rencananya akan di jadikan tempat wisata. (Foto: Budi S/harian7.com)


    Laporan : Budi.S/ Petrik | Kontributor Jatim

    Editor: M Sarman


    PONOROGO,harian7.com - Punden Jambu Klampok atau yang kerap disebut  Jambu Alas menyimpan banyak misteri. Banyak orang menyebutkan daerah ini dikenal keangkeranya. Rencananya tempat ini oleh warga akan di pugar menjadi tempat wisata.

     

    Punden jambu Klampok sendiri terletak  di Dusun Nggelang RT 03 RW 01 Desa Sukosari, Kecamatan Babatan Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.


    Dengan perkembangan jaman yang kian maju seperti ini, tempat sakral atau angker sudah tidak lagi menjadi penghalang untuk orang ingin tahu bahkan tempat tempat semacam ini menjadi tantangan untuk uji nyali, bahkan tempat ini mulai rame di kunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah, 


    Disampaikan warga setempat, tanah punden ini konon ceritanya sering di jadikan tempat ritual saat warga hendak mempunyai hajat. Bahkan di tanah Punden tersebut terdapat satu pohon jambu yang umurnya ratusan tahun.


    Kepala Desa Sukosari Slamet Daromi, saat ditemui harian7.com, Senin (19/10/2020) membenarkan terkait keangkeran tempat tersebut. Menurutnya, tanah desa yang dulunya Punden kini akan di jadikan tempat wisata.


    "Jambu Klampok namanya Punden tersebut di karenakan di atas tanah tersebut terdapat banyak pohon Jambunya," terang Kades Sukosari.


    Tri Wahyudi selaku Ketua Rt 03 Rw01 Desa Sukosari, "Berharap kepada pemerintah, jika benar benar di wilayahnya akan di bangun tempat wisata, mengingat tempat tanah Punden ini sangat mendukung bila di jadikan destinasi wisata, dengan pemandangan alamnya yang terkesan angker," pungkasnya.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini