Iklan

Adv

Manfaatkan Lahan Subur, Petani Klaten Mulai Lirik Komoditas Bawang Merah

Jumat, 02 Oktober 2020, 3:25:00 PM WIB Last Updated 2020-10-02T08:25:20Z


 


KLATEN,harian7.com   Dengan kondisi lahan pertanian Klaten yang subur, para petani di Prambanan, Klaten kini telah mulai menjajal komoditas bawang merah. Sebagai permulaan, setidaknya terdapat lima hektar luasan lahan pertanian di perbatasan Klaten-DIY ditanami bawang merah dengan hasil cukup memuaskan.

 

Pjs  Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko mengungkapan, hasil panen bawang merah tersebut menggembirakan. Diperkirakan tiap hektarnya akan menghasilkan 19,26 ton bawang merah basah. Tak hanya itu, bawang merah yang dihasilkan kondisinya baik.

 

“Panennya di ubin tadi ketemunya 19,26 ton per hektar di atas rata-rata Jawa Tengah, belum kering masih bawang basah,” ungkap Sujarwanto saat mengikuti panen bawang merah bersama petani di Desa Kebondalem Lor, Prambanan, Klaten, Kamis (1/10/2020) kemarin.

 

Dengan hasil yang cukup menggembirakan tersebut, terbukti lahan pertanian di Kecamatan Prambanan subur dan cocok untuk ditanami bawang merah.

 

Dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jawa Tengah Suryo Banendro dan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko dan sejumlah pejabat Pemkab Klaten turut hadir dan ikut panen bersama dengan petani setempat.

 

Kepala Distanbun Jateng bahkan secara langsung terjun ke sawah untuk memanen bawang merah, meski cuaca saat itu tengah terik. Suryo sangat antusias melihat hasil panen bawang merah petani setempat.

 

“Saya sangat apresiasi dan seneng ini nonton panen bawang merahnya besar-besar, tidak kalah yang sudah biasa menanam di daerah lain,” ujarnya di hadapan para petani.

 

Ia menuturkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Distanbun Jateng memberikan bantuan program tersebut pada lahan seluas dua hektare dari total lima hektare yang ada di Prambanan.

 

Salah seorang petani dari Kelompok Tani Dadi Mulyo I Prambanan, Hartoyo menuturkan, lahan yang digarap kelompok taninya tersebut cocok untuk ditanami bawang merah.

 

“Tanahnya cocok bawangnya besar-besar, kalau cara merawatnya sudah tahu, nanti para petani berani menjajal menanam bawang merah,” jelasnya.

Ia berharap, dengan hasil panen yang bagus kali ini, petani mengerti cara perawatan bawang merah sehingga mulai melirik untuk menanam komoditas tersebut.(Din/DK)

 

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini