• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Fenomena La Nina Terjadi Pada Musim Hujan Tahun Ini

    Senin, 19 Oktober 2020, 11:20:00 PM WIB Last Updated 2020-10-19T21:36:44Z


    Ketiga narasumber saat mengisi acara dialog prime topic, yang diselenggarkan di Hotel Gets Semarang, Senin (19/10) 


    SEMARANG, Harian7.com - Fenomena La Nina diprediksi akan terjadi di musim hujan tahun ini, hingga berpotensi menyebabkan peningkatan akumulasi curah hujan bulanan di Indonesia.


    Kasi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jateng Adi Widagdo mengatakan saat ini pihaknya telah menyiapkan dan berkordinasi dengan kabupaten/kota terkait dengan antisipasi La Nina serta menyiapkan peralatan, tempat pengungsian dan lainnya.


    "Tempat pengungsian kita siapkan untuk warga terkena dampak musibah bencana alam dan tentu disesuaikan dengan kondisi masa pandemi yang harus diberlakukan protokol kesehatan,"ujarnya, saat diskusi prime topik yang mengangkat tema Mitigasi dan Siaga Fenomena La Nina, yang digelar di Hotel Getz Semarang, Senin (19/10).



    Kepala Stasiun Klimatologi Semarang/Koordinator BMKG Jateng Tuban Wiyoso menjelaskan saat ini Jateng sudah masuk masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan. 


    "Oktober sampai Akhir November mendatang sudah masuk musim hujan. Sedangkan mulai November, curah hujan akan meningkat, juga pada Desember dan puncak musim hujan bakal terjadi pada Januari dan Februari 2021,"ucapnya.



    Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid menyatakan bencana alam akibat musim hujan setiap tahun dipastikan terjadi, sehingga koordinasi antara Pemprov Jateng, Kabupaten/Kota serta instansi terkait sangat dibutuhkan.


    "Apalagi saat ini, dimana sejumlah wilayah di Jateng bagian Selatan terindikasi masuk kategori rawan gelombang tinggi, seperti di Cilacap, Banyumas, Purworejo dan Kebumen,"pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini