• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Bahas Soal UU Cipta Kerja, Pemprov Jateng Sediakan Ruang Aspirasi Terbuka

    Selasa, 20 Oktober 2020, 4:41:00 AM WIB Last Updated 2020-10-19T21:41:28Z
    Ganjar Pronowo saat memberikan sambutan di acara Deklarasi Cinta Damai dan Tolak Aksi Anarkis di Wilayah Hukum Polda Jateng, di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Senin (19/10/2020).


    SEMARANG,harian7.com –  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan ruang aspirasi terbuka bagi lapisan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya terkait permasalahan UU Cipta Kerja. Demikian disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pronowo dalam acara Deklarasi Cinta Damai dan Tolak Aksi Anarkis di Wilayah Hukum Polda Jateng, di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Senin (19/10/2020).


    Dalam acara tersebut turut dihadiri beberapa elemen masyarakat, mulai dari buruh, pelajar, mahasiswa, organisasi masyarakat, dan Forkopimda di wilayah hukum Polda Jateng.


     Ganjar menyampaikan, Itu adalah bagian dari cara Jawa Tengah menyelesaikan persoalan. Ruang demokrasi diberikan, ruang aspirasi diberikan, kanalisasi untuk sampaikan aspirasi dibikinkan, agar mudah.


     Ganjar menegaskan, Pemprov Jateng tidak melarang demonstrasi. Namun, karena masih pandemi Covid-19, Ia mengimbau agar penyampaian pendapat bisa lebih dilakukan dengan aturan dan taat protokol kesehatan.


     


    “Kita tidak larang orang sampaikan aspirasi, kita tidak melarang penyampaian pendapat. Tapi dalam kondisi pandemi, kalau kita tidak berkerumun artinya kita bareng-bareng mencegah penularan Covid-19,” tandas Ganjar.


    Pihaknya mempersilakan masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat atau memperoleh materi tentang UU Cipta Kerja, untuk bisa datang ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi.


    “Yang mau tanya tentang UU Cipta Kerja, boleh datang ke Disnaker atau ke Undip yang juga ada posko, mau eksaminasi boleh, diskusi boleh, materi kita bagikan di situ,” ungkapnya


    Ganjar juga berterima kasih dan mengapresiasi masyarakat yang turut menolak aksi anarkis di wilayahnya. Menurutnya, ada banyak cara untuk mendiskusikan perbedaan pendapat pada masa pandemi Covid-19.


    “Saya terima kasih seluruh komponen yang hari ini berkenan untuk bisa hadir, bertemu, mendeklarasikan, keinginan untuk kita rukun, bareng-bareng menolak anarkis,” tandas Ganjar. (Andi/HJ)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini