• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Lapas Di Nusakambangan Kembali Terima 43 Napi Asal Pontianak

    Abdurrochman
    Jumat, 18 September 2020, 9:17:00 AM WIB Last Updated 2020-09-18T02:19:33Z
    CILACAP, Harian7.com - Kembali, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan menerima kiriman narapidana narkotika. Kali ini narapidana asal Lapas Pontianak Provinsi Kalimantan Barat.


    Ada sekitar 43 narapidana narkotika yang dipindahkan ke Lapas di Nusakambangan, dan 8 napi divonis dengan hukuman mati serta 16 napi divonis hukuman seumur hidup, Kamis (17/09/2020).

    Pemindahan narapidana tersebut mendapat pengawalan ketat dari Kemenkumham dan pihak kepolisian. Bahkan awak media yang mencoba mengambil gambar juga tidak diperbolehkan oleh petugas.

    Rombongan narapidana berbagai vonis ini diangkut menggunakan pesawat dari Bandara Pontianak ke Yogyakarta. Kemudian diangkut menggunakan bus ke Dermaga Wijayapura Cilacap untuk disebrangkan ke Pulau Nusakambangan. Rombongan napi tiba di Dermaga Wijayapura sekitar pukul 16.30 WIB.

    Koordinator Kalapas Se Nusakambangan dan Cilacap Erwedi Supriyanto mengatakan, dari 43 narapida tersebut, 16 diantaranya adalah terpidana seumur hidup, 8 orang terpidana mati, dana pidana pendaja sementara 19 orang.

    "Pidana sementara itu maksudnya bukan pidana mati atau seumur hidup. Itu bisa 1 bulan, bisa 7 bulan, atau bisa 12 tahun, ada waktunya," katanya.

    43 narapidana tersebut berasal dari 1 Lapas dan 2 rutan di Pontianak, yakni 26 orang dari Lapas Pontianak, 12 orang dari rutan Pontianak, dan sisanya 5 orang dari Rutan Mempawah.

    "Di Nusakambangan sendiri, dari 43 narapidana tersebut di bagi ke tiga Lapas. Yaitu 23 orang ditempatkan di Lapas High Risk Karanganyar, 10 orang di Lapas Besi, dan 10 orang di Lapas Narkotika," imbuhnya.

    Untuk pengamana narapidana, Erwedi menjelaskan, itu dari tempat asal yang menangani narapidana tersebut. Pihaknya sendiri hanya menerima sesuai dengan intruksi Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham.

    "Terkait pengamanan itu dari tempat asal yang menangani, kami hanya menerima," pungkasnya. (Rus)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini