• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Polresta Surakarta Tangkap 2 Pelaku Pengeroyokan Habib Umar Assegaf

    Senin, 10 Agustus 2020, 11:25:00 PM WIB Last Updated 2020-08-10T16:26:13Z

    Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai saat memberikan keterangan Pers

    SURAKARTA, harian7.com - Polresta Surakarta dibantu Polda Jateng telah berhasil menangkap 2 pelaku pengeroyokan Habib Umar Assegaf dan keluarganya di acara Midodareni (doa di malam sebelum akad nikah)yang digelar, Jl. Cempaka No. 81 Kp. Mertodranan Rt 1/1 Kel/Kec. Pasar Kliwon Kota Surakarta, Sabtu (08/08) malam.

    Kapolresta Surakarta Kombes Andy Rifai mengatakan Pelaku diduga berjumlah puluhan orang, tertangkap 2 orang tadi malam dan Pelaku berinisial BD dan HD itu ditangkap Minggu Malam (09/08).

    "Kelompok laskar tersebut mencurigai bahwa kegiatan yang ada didalam merupakan kegiatan keagamaan (Syiah) yang ditentang oleh kelompok Laskar,"ujarnya, kepada Media, di Mapolresta Surakarta, Senin (10/8).

    Menurutnya, dari kelompok internal laskar sendiri beredar bahwa kegiatan yang ada didalam mengadakan kegiatan keagamaan Syiah, sehingga dilakukan pembubaran.

    Dia menuturkan Kronologi kejadian  bermula saat keluarga Habib Umar Asegaf sedang mengadakan acara Midodarenianaknya di rumah Alm. Segaf bin Jufri sekitar pukul 17.45 datang Pok Tertentu (Laskar) sebanyak 100 orang dengan menggunakan tutup kepala.

    Dia menambahkan Setelah dilakukan negosiasi yang alot antara Polresta Surakarta dan kelompok laskar namun kelompok laskar  bersikukuh untuk bertahan serta pihak tuan rumah tidak mau membubarkan diri dengan alasan bila ada salah satu keluarga/jamaah yang keluar dikhawatirkan langsung dianiaya oleh kelompok laskar.

    "Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut. Polisi juga masih memburu para pelaku pengeroyokan lainnya dan pelaku yang lain masih dalam pengejaran,"tuturnya.
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini