Iklan

Adv

Sebanyak 26.658 Pelaku UKM di Jateng Alami Penurunan Omset Akibat Covid-19

Kamis, 23 Juli 2020, 4:36:00 AM WIB Last Updated 2020-07-23T08:28:35Z

Ketiga narasumber saat datang dalam acara prime topic dengan tema menopang daya tahan UMKM, dihotel Normans, Semarang, Rabu (22/7). Foto (Andi Saputra/harian7.com)

Penulis: Andi Saputra

SEMARANG, harian7.com - Para pelaku usaha kecil menengah (UKM)
yang berada khususnya di Jawa Tengah (Jateng) mengalami penurunan omset akibat dampak pandemi covid-19.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng Sri Maryuni mengatakan akibat pandemi covid-19 saat ini para pelaku usaha mikro kecil sulit untuk maju dan berkembang semua permodalan tentunya juga akan menurun dibandingkan sebelum corona.

"Saat ini justru pelaku usaha kecil mikro mencoba bertahan, berbeda dengan krisis moneter tahun 1998 yang berdampak di Indonesia saja. tetapi dengan corona ini semua Negara juga mengalami massa sulit yang tidak bisa diprediksi dengan kondisi kali ini,"ujarnya, saat menjadi pembicara dalam diskusi Prime topic dengan tema menopang daya tahan UMKM, dihotel Normans, Semarang, Rabu (22/7).

Menurutnya setiap pelaku usaha kecil juga mempunyai karyawan, untuk kali ini terpaksa mempekerjakan di rumah saja akibat iklimnya yang sangat tidak kondusif.

"Peran Pemerintah untuk kali ini sangatlah penting untuk memotifasi serta memberi semangat khususnya para pedagang supaya tidak gulung tikar,"tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng Ema Rahmawati menuturkan masa pandemi Covid di Jateng telah dilaporkan sebanyak 26.568 UMKM mengalami penurunan pendapatan sangat dratis dan nyaris usahanya tutup.

Dia menambahkan UMKM sebanyak itu sebagisn besar aktivitas usahanya yang bergerak di bidang makanan ,minuman, fashion, konveksi dan handicraft serta perdagangan dan jasa. Mereka rata-rata mengalami penurunan omzet 46,86%.

"Sejak terjadi wabah Covid-19 hingga saat ini banyak sektor usaha yang terkena dampaknya, termasuk ekonomi dan mengakibatkan banyak UMKM aktivitasnya lumpuh,"ujar Ema.
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini