TV STREAMING HIBURAN MISTERI

Iklan

Adv

Tim Gabungan TNI-Polri Dan Pemkec Jeruklegi Gelar Razia Penggunaan Masker

Selasa, 02 Juni 2020, 6/02/2020 03:55:00 PM WIB Last Updated 2020-06-02T08:55:38Z
Cilacap, Harian7.com - Aparat Gabungan TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap gelar sweeping atau razia penggunaan masker di wilayah Jeruklegi.

Sedikitnya ada 117 orang yang terjaring dan tidak mengenakan masker dalam razia yang digelar Selasa, (02/06/2020) di wilayah Jeruklegi Kulon-Brebeg.

Camat Jeruklegi, Cilacap, Rosikin, S.Sos MM dalam sweeping tersebut turun langsung bersama Kasi Trantibum, Syihab Alfaritsi, S.Sos, Sekretaris Tim Gustu Covid-19 Kecamatan Jeruklegi, Darto, Korwil Biddik, Nining Murningsih, S.Pd, Kepala Desa Brebeg, Achmad Zaenudin dan perangkatnya serta perangkat Desa Jeruklegi Kulon.

Koramil 02/Jeruklegi mewakilkan Pelda Tasripin dan Sertu Sutrisno sedangkan dari Polsek mewakilkan Aiptu Sudiyanto dan Bripka Waryanto.

Pelaksanaan kegiatan operasi masker meliputi wilayah Jalan Raya Jeruklegi Kulon-Brebeg di wilayah Desa Jeruklegi Kulon dan Desa Brebeg.

Informasi yang dihimpun di wilayah Desa Jeruklegi Kulon mendapati 60 orang yang tidak mengenakan masker, sedangkan di wilayah Desa Brebeg mendapari 57 orang yang tidak mengenakan masker.

Warga yang terjaring, diberi himbauan untuk menggunakan masker dalam beraktifitas, karena hal itu penting sebagai sarana untuk mencegah penularan Covid-19.

Salah satu Babinsa Koramil 02/Jeruklegi, Pelda Tasripin mengatakan, bagi warga yang tidak mengenakan masker kita berikan himbauan secara persuasif, kita beri edukasi kepada mereka akan pentingnya penggunaan masker sebagai salah satu cara untuk mencegah penulatan Covid-19.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam sweeping ini, bagi warga yang terjaring tidak mengenakan masker, kita berikan masker dan untuk selanjutnya dipakai dalam kegiatan beraktifitasnya.

"Kegiatan ini akan terus kita lakukan guna menyadarkan masyarakat akan pentingnya masker, agar mata rantai penyebaran Covid-19 bisa kita hentikan khususnya di wilayah Kabupaten Cilacap," pungkasnya. (Rus)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini