Iklan

Adv

Di Kabupaten Semarang, Bantuan JPS Dari Pemerintah Provinsi Jateng Mulai Dibagikan, Kades Rowosari: Bantuan Ini Sangat Membantu Masyarakat Terdampak Covid 19, Terimakasih Pak Gubernur

Senin, 29 Juni 2020, 6/29/2020 02:40:00 AM WIB Last Updated 2020-06-28T19:40:48Z
Warga saat menerima bantuan JPS.(Foto: M.Nur/harian7.com)
Penulis: M.Nur/Shodiq

UNGARAN,harian7.com - Salah satu bantuan terkait penanggulangan dampak penyakit Covid-19 mulai dibagikan di Kabupaten Semarang.  Kali ini bantuan berupa sembako tersebut  merupakan progam jaring pengaman sosial (JPS) dari Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Bantuan ini disalurkan melalui kantor pos dan diserahkan langsung kepada warga di kantor desa maupun kelurahan masing-masing.

Untuk sistem pembagianya akan dilanjutkan secara bertahap. Dan untuk pembagianya untuk diwilayah Kabupaten Semarang di awali dari Desa Rowosari Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, pada Sabtu (27/6/2020).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Semarang, Heru Purwantoro SSos MM, saat di konfirmasi harian7.com, disela kegiatan Sabtu (26/6/2020) mengatakan, di Desa Rowosari ada 71 warga KPM yang terdampak Covid 19 menerima bantuan Jaring Pengaman sosial (JPS) berupa sembako dari Gubernur Provinsi Jawa Tengah. Dan nanti mulai Kamis 2 Juli 2020 muluai akan di distribusikan sebanyak 84.522 warga penerima manfaat. Sedangkan untuk pengadaan dilakukan oleh BUMDes.

"Kenapa pengadaannya melalui BUMDes, karena tujuan pak Gubernur Jateng sebagai pemanfaatan dan pemberdayaan BUMDes yang melakukan kemitraan dengan UMKM yang ada di Kabupaten Semarang,"katanya.

Diuraikan Heru, untuk paket sembako yang dibagikan terdiri dari beras, lauk pauk dan telur.  Dan semua produk tersebut disediakan dari Kabupaten Semarang.

"Semua bahan sembako yang dibagikan dari Kabupaten Semarang. Cuman minyak goreng  yang belum. Mudah mudahan dan kita harapkan untuk minyak goreng ada dari produsen dari Kabupaten Semarang,"terang Heru.

Disampaikanya, untuk kemasan JPS sembako kami kemas lebih baik dari kabupaten kota yang ada di Provinsi Jateng.

"Ya kalau di kabupaten atau kota yang lain, yang sudah sudah biasanya hanya dikemas pake tas kresek dikasih lebel,"ucapnya.

Disampaikannya, disajikanya dengan kemasan beda dari kabupaten kota lainya, adalah bentuk harmonisasi antara Asosiasi Hamong Projo, PAPDESI, BUMDes  dan UKM.

"Untuk datanya diupayakan oleh temen temen kepala desa. Kemarin sempat tidak muncul, tapi walaupun akhir akhir, Alhamdulillah Kabupaten Semarang, Banjar dan Rembang, alokasinya ditambahi Pak Gubernur,"jelas Heru dengan Gamblang.

Dibeberkan Heru, untuk sistem pembagiannya dilakukan secara bertahap dan jadwalnya oleh PT POS dan  besok hari Senin (29/6/2020)  kami rapatkan berkaitan untuk rencana pembagian pada Kamis 2 Juli 2020 mendatang.

"Besok mulai eksekusi, setiap hari ada dua kecamatan yang dibagikan oleh tim PT Pos. Dan masing - masing dari PT Pos mempunyai  tim dan setiap harinya ada 5 truck yang mengambil sembako dari BUMDes kemudian dibwa ke kantor desa. Dan di Desa Rowosari  ini pertama kali untuk launching,"papar Heru.

Disampaikan Heru, kami mewakili warga masyarkat desa, kepala desa, dan warga penerima manfaat menyampaikan terima kasih kepada pak Gubernur Jateng Ganjar pranowo.

"Kita juga sampaikan terimakasih kepada semuanya pak kepala desa, BUMDes warga masyarakat,"pungkas Heru.

Sementara itu, Kepala Desa Rowosari Yulianto saat dikonfirmasi harian7.com disela kegiatan mengtakan, alhamdulillah dengan adanya program JPS dari Provinsi Jawa Tengah ini sangat membantu dan meringankan warga Desa Rowosari khususnya.  Karena pada saat saat ini perekonomian sangat terganggu sekali. dan dengan adanya JPS ini dapat meringankan masyarakat.

"Untuk jumlah penerima KPM di Desa Rowosari ada 71 warga,"ungkap Yulianto.

Masih ditemapat yang sama warga penerima bantuan dari JPS ini mengaku senang dan bahagia."Saya seneng bahagia dapat bantuan, sehingga bisa membantu kami yang ekonominya lemah dan terima kasih kepada Gubernur Jateng Bapak Ganjar Pranowo,"ucapnya.(*)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini