• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Pasar Tradisional Sepi Akibat Covid-19, Diskumperindag Kab Semarang Tawarkan Belanja Online

    Selasa, 19 Mei 2020, 7:05:00 PM WIB Last Updated 2020-05-19T12:10:59Z
    Ungaran,harian7.com - Dampak mewabahnya corona virus atau Covid-19, omzet penjualan di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Semarang menurun drastis. Menurut Kepala Dinas Koperesi UKM Perindustrian Heru Cahyono, pembeli enggan berbelanja ke pasar tradisional karena takut tertular Covid-19. Pasalnya, masih ditemukan kerumunan orang yang menyebabkan potensi penularan lebih besar.

     “Penurunan omzet diperkirakan mencapai 70 persen. Kondisi ini memerlukan dukungan agar para pedagang tetap memperoleh pendapatan,” ujarnya saat acara peluncuran program belanja online pasar tradisional di pelataran Plasa Bandarjo, Ungaran, Selasa (19/5/2020) siang.

    Menurut Heru, pihaknya memfasilitasi program belanja online berbasis android untuk mendongkrak omzet penjualan di pasar tradisional. Sehingga para pedagang dapat memperoleh pendapatan menjelang lebaran tahun ini. Lewat belanja online itu pula, dia berharap dapat mengurangi kerumunan warga di pasar pada saat "prebegan", jelang lebaran.

    " Warga dapat berbelanja kebutuhan pokok di pasar tradisional tanpa harus datang dan berdesakan di pasar. Jadi gerakan jaga jarak (physical distancing) menekan penyebaran virus Korona dapat terlaksana," terangnya.

    Diskumperindag menggandeng salah satu operator transportasi daring untuk mendukung program ini. Apalagi aplikasi online yang dibutuhkan juga telah tersedia dan dikenal masyarakat.

    Rencananya, program belanja online di pasar tradisional ini akan dilaksanakan di tiga pasar tradisional besar. Selain Pasar Bandarjo, dua pasar lainnya yang akan dijadikan obyek belanja online adalah Pasar Karangjati dan Pasar Projo Ambarawa.

    " Selain inovasi ini, Pemkab Semarang juga membebaskan para pedagang pasar tradisional dari kewajiban membayar  retribusi selama masa pandemi ini, " katanya.

    Peresmian program belanja online di pasar tradisional ditandai pelepasan puluhan balon ke udara oleh Bupati Semarang H Mundjirin. Dikatakan oleh Bupati,kerja sama belanja online ini sangat membantu baik pedagang maupun warga di saat wabah virus corona ini.

    "Para pedagang bisa tetap bisa menjual dagangannya di saat pandemi. Sedangkan pembeli dapat memilih kebutuhannya tanpa berdesak-desakan lagi di pasar, " ujarnya.

    Bupati tetap mewanti-wanti para pedagang menjamin mutu barang dagangannya. Sehingga pembeli tidak kecewa dan terus berbelanja.(Arie B/jun)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini