Iklan

Adv

Wilayah Perbatasan Kota Semarang Perketat Untuk Jalur Pemudik

Kamis, 30 April 2020, 9:59:00 PM WIB Last Updated 2020-04-30T16:31:14Z
Tim gabungan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) Kota Semarang saat melakukan penyekatan pemudik

Penulis: Andi Saputra | Editor: M.Nur

SEMARANG, harian7.com - Tim gabungan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) non PSBB Kota Semarang yang terdiri Polrestabes Semarang, Kodim 0733/Semarang, Dinkes Kota Semarang, Dishub Semarang dan BPBD Semarang melakukan penyekatan pemudik di perbatasan Kota Semarang-Kabupaten Kendal, Kamis (30/4).

Penyekatan dilakukan sebagai upaya untuk memperketat para pemudik yang masih nekad melakukan perjalanan mudik, ditengah pemerintah mengeluarkan kebijakan pelarangan mudik.

Arus lalu lintas kendaraan dari arah Jakarta menuju Semarang yang melalui perbatasan Semarang-Kendal dilakukan penyemprotan dengan disinfektan. Begitu juga setiap kendaraan dengan nomor polisi luar Kota Semarang maupun diluar Jawa Tengah yang melintasi pantura Kendal-Semarang dihentikan petugas.

Wakasatlantas Polrestabes Semarang, Kompol Ferdy Kastalani mengatakan pantauan dan pemeriksaan kendaraan yang melalui jalan pantura Semarang-Kendal dilakukan sejak berdirinya pos pantau dan pos cek point serta sejak diberlakukannya PKM di kota Semarang.

"Satlantas Polrestabes Semarang bersama Kodim Semarang, Dinkes Semarang, Dishub dan BPBD Semarang melakukan penyekatan di perbatasan Semarang sejak Senin. Penyekatan dimulai sejak diberlakukannya PKM di Kota Semarang,"katanya.

Dari hasil pantauan di lokasi, lanjutnya, sejumlah pemudik kendaraan bermotor mulai terlihat ramai.

Dia menambahkan Tidak hanya itu petugas juga terus memberikan himbauan kepada pemudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah untuk kembali ke Jakarta atau Jawa Barat

"Kami lakukan penyemprotan disinfektan, pengecekan suhu tubuh serta pemeriksaan identitas pengendara motor maupun pengemudi mobil dari luar kota Semarang. Bahkan ada sejumlah pemudik yang pakai motor dari Bekasi dan Jakarta mau ke Pati, kami langsung cek suhu tubuhnya dan didata,"pungkasnya.(*)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini