Iklan

Adv

Kopi NFC Kab Semarang Adakan Penyemprotan Disinfektan dan Penyuluhan

Minggu, 12 April 2020, 10:45:00 PM WIB Last Updated 2020-04-12T15:45:38Z
Foto bersama disela kegiatan.
Laporan: Arie Budi - Kontributor Kab Semarang

Ungaran,harian7.com - Komunitas Pendukung Ngesti Nugraha (KOPI NFC) Kab Semarang,adakan kegiatan bakti sosial penyemprotan cairan Disinfektan serta memberikan  himbauan tentang penanganan jenazah korban Covid-19, kepada masyarakat guna menghindari agar tidak ada lagi penolakan seperti yang terjadi baru-baru ini  Kabupaten Semarang. Adapun sosialisasi tersebut dilaksanakan mulai dari Kelurahan Gedang anak Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang, Minggu, (12/4/2020) Pagi.

Dalam kegiatan ini turut  hadir Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Camat Ungaran Timur Arief Budianto, Lurah Gedang anak, Lurah Beji Kecamatan Ungaran Timur Kab Semarang serta sekholder dari perwakilan perusahaan di sekitar wilayah Gedang anak dan Warga.

Ketua Umum KOPI NFC Kab Semarang, Suka Widyana Soka menyampaikan, kegiatan ini adalah wujud kepedulian kepada masyarakat terhadap dampak virus Corona saat ini."Kami semua ingin sehat dan wabah ini menjadi tanggung jawab kita semua, " kata Ketua Umum.

"Kegiatan ini bersama sama merangkul bersama kelurahan Gedang anak dan Kelurahan Beji Kecamatan Ungaran Timur untuk memerangi Covid-19, " ujarnya.

"Kita relawan KOPI NFC sediakan 75 Liter untuk bakti sosial ini, dan murni dari kami anggota KOPI NFC, walaupun ada bantuan dari pemerintah daerah juga, " ucapnya.

"Harapan kami atas kejadian di Siwakul Kelurahan Bandarjo Kabupaten Semarang adalah yang pertama dan yang terakhir, supaya tidak terjadi lagi, mari kita semua perangi dan lawan virus corona Covid-19," pungkasnya.

Sementarara, Wakil Bupati Semarang  Ngesti Nugraha mengucapkan terima kasih kepada relawan KOPI NFC Kabupaten Semarang yang telah mengadakan kegiatan ini dibantu semua element sehingga terlaksananya kegiatan sosial ini.

" Kita juga harus selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat harus kita gaungkan, dan Kami sangat perihatin juga atas terjadinya penolakan oleh beberapa warga Suwakul, Kami Sebagai pemerintah daerah memohon maaf sebesar besarnya kepada keluarga semoga almarhumah Khusnul kotimah,amin,"tutur Ngesti.

" Saya meminta seluruh warga masyarakat Kabupaten Semarang tidak ada lagi penolakan terhadap jenasah yang terjangkit virus corona, karena bila orangnya meninggal virusnya juga akan mati, sehinga tidak usah takut lagi, " ungkapnya.

" Dan dari pemerintah daerah mengambil langkah cepat, yaitu melakukan sosialisasi  lagi kepada masyarakat meninjau tempat calon TPU yang ada di Kel Candirejo dengan luas 3.4 hektar, sehingga bila terjadi jenasah yang terkait covid-19  dapat dimakamkan di sana dan masyarakat mendukung dan bisa menerima, kami memberikan, " tambahnya.

"Kami memberikan apresiasi luar biasa kepada masyarakat Candirejo dalam mendukung program pemerintah, dan semoga wabah Corona Covid-19 dapat berakhir dan perekonomian dapat berjalan kembali,  "pungkasnya.(*)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini