• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Ketua FPDIP DPRD Salatiga Teddy Sulistio SE : Merebaknya Virus Corona, Pemkot Salatiga Hendaknya Dapat “Menghapus” Sementara Retribusi Yang Bebani Rakyat

    Kamis, 09 April 2020, 8:44:00 PM WIB Last Updated 2020-04-09T13:58:54Z
    Milhous Teddy Sulistio SE saat melakukan penyemprotan disinfektan.
    SALATIGA, harian7.com – Dengan akan dikucurkannya dana bantuan sebesar Rp 15 juta untuk masing-masing rukun warga (RW) di Kota Salatiga, hendaknya jangan sampai disamaratakan. Pemkot Salatiga harus dapat memberikannya dengan menggunakan kriteria “ondo-usuk” di setiap RW tersebut. Selain itu, pengguna anggaran jangan sampai “main-main” dengan uang negara itu. Bahkan, jika dana sudah cair maka harus tepat sasaran. Demikian ditegaskan Milhous Teddy Sulistio SE, Ketua Fraksi PDI Perjuangan (FPDIP) DPRD Kota Salatiga kepada harian7.com, Kamis (09/04/2020) sore.

                “Saya wanti-wanti, hendaknya anggaran negara untuk bantuan kepada seluruh RW di Salatiga ini jangan dibuat main-main. Bahkan, bantuan dana itu dibuat “ondo-usuk”, sehingga satu RW dengan hanya 3 RT, jangan disamakan dengan satu RW yang mempunyai 5-10 RT. Selain itu, dana tersebut harus tepat sasaran penggunaannya,” kata Teddy.
    Milhous Teddy Sulistio SE saat melakukan penyemprotan disinfektan.

                Menurutnya, selain pengucuran bantuan dana kepada seluruh RW itu, Pemkot Salatiga untuk sementara dapat menggratiskan pembayaran retribusi PDAM, uang sewa rusunawa maupun retribusi lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan kata lain, pungutan atau retribusi yang membebani rakyat dapat dibuat “nol” terlebih dahulu. Pihaknya juga setuju dengan adanya pergeseran anggaran kunjungan kerja (kunker) DPRD Kota Salatiga yang digeser untuk akselerasi antisipasi pencegahan penyebaran virus corona beserta dampaknya.

                “Jika perlu, retribusi pelanggan PDAM, uang sewa rusunawa maupun retribusi yang membebani rakyat dapat di “nol” kan dulu, untuk sementara waktu. Alasannya, dampak merebaknya virus corona ini benar-benar telah mengganggu perekonomian masyarakat,” ujar Teddy Sulistio SE, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga.

                Mantan Ketua DPRD Kota Salatiga ini juga mengharapkan bahwa nantinya dengan banyaknya bantuan yang akan dikucurkan pemerintah khususnya kepada warga miskin, hendaknya dana tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya. Bahkan, sebelum dana mengucur ke masyarakat, Pemkot Salatiga melalui dinas terkait dapat memastikan bahwa penerima bantuan itu benar-benar layak menerima. Jangan sampai, justru bantuan itu salah sasaran.

                “Sekali lagi, saya “mewanti-wanti” kepada pengguna anggaran jangan sampai bermain-main dengan anggaran atau uang negara. Selain itu, sebelum mengucurkan bantuan dana ataupun bantuan barang atau sembako, hendaknya dapat dilakukan pengecekan data atau jika perlu dilakukan verifikasi data. Sehingga, bantuan-bantuan dapat tepat sasaran, Kepada penerima bantuan, harapannya dapat benar-benar memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai bantuan itu disalahgunakan,” tandasnya. (Heru Santoso)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini