Iklan

Adv

Diduga Dipicu Salah Paham, Oknum Suami Kades Datangi Kantor Kecamatan Bringin Lalu Gebrak Meja

Jumat, 10 April 2020, 5:59:00 PM WIB Last Updated 2020-04-10T11:22:14Z
Ungaran,harian7.com - Masyarakat di gemparkan dengan ulah seorang pria yang tiba-tiba berperilaku arogan di salah satu ruang staf Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, pada Selasa, (7/4/2020) lalu.

Menurut keterangan warga berinisial T, saat di konfirmasi harian7.com, Jumat, (10/4/2020) mengungkapkan, kejadian tersebut saat ia sedang mengurus surat-surat di Kantor Kecamatan Bringin, mendengar ada suara dengan nada keras. Karena penasaran ia langsung mendekat untuk melihat.

"Saat itu saya melihat ada orang marah-marah sembari gebrak (Memukul - red) meja dan dengan melontarkan kata kata dengan nada tinggi. Setelah melihat saya langsung pergi mas, karena tidak tahu apa persoalanya,"ungkapnya.

Ketika ditanya apakah kenal dengan orang tersebut,"Kenal saya tidak mas, tapi tahu kalau orang tersebut istrinya seorang kepala desa. Tapi tolong nama saya jangan disebutkan ya mas. Saya takut karena orang tersebut seorang aparat,"ujarnya yang diamini warga lainya.

Sementara beberapa pegawai Kecamatan Bringin yang enggan di sebutkan namanya saat di konfirmasi harian7.com, melalui telepon seluler membenarkan adanya peristiwa tersebut."Ia benar mas, kejadian itu pada hari Selasa, 7 April 2020, kemarin,"katanya.

Ditambahkan, Namun persoalan tersebut sudah diselesaikan, karena yang bersangkutan sudah meminta maaf. Akan tetapi kami sangat menyayangkan atas kejadian tersebut.

"Dia sudah minta maaf secara pribadi kok, meski belum secara resmi, mengingat yang bersangkutan juga seorang petugas dan suami dari salah satu kepala desa di wilayah Kecamatan Bringin,"ucapnya.

Terpisah, staf kecamatan lainya yang juga enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi harian7.com melalui telepon seluler juga membenarkan terkait peristiwa tersebut.

Ketika ditanya apa pemicu oknum aparat tersebut berbuat arogan di kantor Kecamatan.

"Diakan sempat mangancam. Dan kronologinya, mau bangun jalan pakai Ready Mix, yang katanya juga sudah koordinasi dengan pihak Dispermades Kabupaten Semarang, dan sudah di mengijinkan. Namun belum ada bilang sama kecamatan. Kan disini kecamatan normatif, karena kan kalau menggunakan Ready Mix harus ada kajian-kajian. Mengingat saat ini kondisi wabah Covid - 19 diutamakan padat karya tunai,"terangnya.

Namun prinsipnya kami setuju  jika memang dispermades setuju dan memperbolehkan. Tapi ya silahkan membuat surat ke Dispermades.

"Dan saya juga menghimbau kepada bu kades, dalam pengolaan desa itu harus hati-hati, mengingat saat ini banyak pengawasan baik dari masyarakat lembaga dan instansi lainya,"jelasnya.

"Tapi malah informasi yang disampaikan malah diplintir oleh suami kades tersebut. Mungkin karena tersinggung, oknum kades tersebut bilang kesuaminya dan suaminya tidak terima datang dan ngamuk. Dia malah mengatakan kok malah mau memenjarakan kades lalu dia mengamuk,"tuturnya.

"Dan saat itu, juga apa yang disampaikan untuk mebuat surat ke Dispermades, sekdes datang ke kecamatan untuk minta petunjuk cara membuat surat,"terangnya.

"Bahkan dihadapan pak camat oknum suami kades tersebut juga menuding nuding kami sembari mengatakan dan menganggap pak camat tidak bisa membina anak buahnya,"jelasnya.

Sementara pegawai lainya juga membenarkan adanya kejadian tersebut."Dan masalah ini sudah selesai kok mas. Yang bersangkutan sudah minta maaf. Tapi keinginan kami ya kalau minta maaf secara resmi dan terbuka,"tuturnya.

"Sebenarnya saya itu meluruskan sesuai aturan, namun kades tersebut malah ngeyel. Karena ngeyel terus sedikit saya pertegas. Namun kades tersebut tak terima dan suaminya datang marah-marah. Itu suaminya harusnya tidak terlalu ikut campur urusan desa,"pungkasnya.

Terpisah, sampai berita ini diturunkan, Bambang Camat Bringin saat dihubungi harian7.com melalui telepon seluler dan terdengar nada tersambung namun belum di angkat. Dan saat dikonfirmasi melalui pesan whatsApp juga belum merespon.

Sementara oknum Kades yang diduga sumainya mengamuk di kantor Kecamatan Bringin juga belum bisa dikonfirmasi.(Tim)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini