• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Adv

    Tim Forkopinda Bersama BPBD Kabupaten Semarang Lakukan Penyemprotan Disinfektan Hingga Sejauh 20 Kilometer

    Sabtu, 28 Maret 2020, 7:55:00 PM WIB Last Updated 2020-03-28T12:55:08Z
    Mobil Polres Semarang saat melakuklan penyemprotan di jalan-jalan wilayah Kabupaten Semarang.
    UNGARAN, harian7.com - Tim gabungan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang melakukan penyemprotan disinfektan ke jalan-jalan di wilayah Kabupaten Semarang, Sabtu (28/3/2020). Penyemprotan ini dilakukan dengan menggunakan kendaraan Polres Semarang bersama kendaraan dari BPBD Kabupaten Semarang dan menyasar hingga batas-batas kota.

    Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono SE Msi mengatakan, bahwa yang dilakukannya ini dengan tujuan agar penyebaran wabah virus Corona akan semakin berkurang khususnya di wilayah Kabupaten Semarang. Penyemprotan disinfektan ini dilakukan hingga batas kota Salatiga maupun sampai di Palagan Ambarawa dengan jarak mencapai 20 Km.

    “Untuk melakukan penyemprotan disinfektan itu, disiapkan tidak kurang 50 ton atau 50.000 liter cairan disinfektan. Dan akan dilakukan secara berkala dengan keliling wilayah Kabupaten Semarang. Harapannya, agar wabah virus corona berkurang, ini sebagai antisipasi yang kita lakukan,” kata AKBP Gatot Hendro Hartono.

    Sementara itu, Wakil Bupati Semarang H Ngesti Nugraha SH MH menyatakan, bahwa pemberantasan wabah virus corona di Kabupaten Semarang akan terus diupayakan. Di antaranya selalu didengungkan himbauan kepada masyarakat untuk selalu cuci tangan yang bersih menggunakan sabun, melakukan penyemprotan disinfektan, dan inisiatif pembuatan bilik-bilik disinfektan.

    “Khusus untuk pembuatan bilik disinfektan ini, masih kita bahas. Sebelumnya akan melihat contoh di Desa Kalongan yang sudah ada,” katanya.

    Terkait dengan adanya pemudik yang mulai datang di wilayah Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha mengimbau kepada masyarakat yang belum mudik hendaknya tidak mudik terlebih dahulu. Hingga sekarang ini, sudah tidak ada bus gratis, namun tetap saja ada masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi untuk perjalanan mudiknya.

    “Masalah mudik ini masih dibahas dan nantinya jika ada pemudik akan dilakukan pengecekan secara berkala sejak tiba di terminal atau di tempat-tempat lain. Sekali lagi ini masih kita bahas bersama,” tandasnya. (*)

    Laporan : Heru Santoso
    Editor : M.Nur
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini