Iklan

Adv

Operasi PLTU Cilacap Diminta Tetap Stabil Agar Pasokan Listrik Di Jawa Tengah Terjaga

Senin, 02 Maret 2020, 10:29:00 PM WIB Last Updated 2020-03-02T15:29:46Z
Cilacap, Harian7.com - Operasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap yang dikelola PT S2P agar berjalan stabil, sehingga pasokan listrik di wilayah Jawa Tengah terjaga.

Hal tersebut dikatakan anggota Komisi VI DR RI dari Fraksi PDIP, Adisatrya usai mengunjungi PLTU Cilacap dalam rangkaian reses di wilayah Cilacap dan Banyumas Senin, (02/03/2020).

"Listrik sudah menjadi kebutuhan dasar, tidak hanya untuk rumah, namun juga untuk industri," katanya.

Dia menjelaskan, kebetulan DPR sedang reses dan kami melakukan kunjungan di daerah pemilihan kami, Cilacap dan Banyumas.

"Bidang BUMN ada di Komisi VI, sehingga kita mengunjungi S2P salah satu perusahaan yang bermitra dengan BUMN (PLN)," jelas Adi.

Dalam kunjungan ini, menurutnya dengan tujuan ingin mengetahui bagaiman perkembangan industri pembangkit listrik di Cilacap. Karena S2P ini menjadi kontributor yang cukup signifikan terhadap pembangkit listrik di Jawa Tengah.

"Kita ketahui Jawa Tengah pertumbuhan kebutuhan kelistrikannya juga cukup tinggi dan pesat karena pertumbuhan industri di Jawa Tengah," ungkapnya.

Pihaknya mendapat penjelasan dari manajemen S2P diantaranya terkait operasi di PLTU Cilacap. Menyangkut ketenagakerjaan yang banyak menggunakan tenaga kerja lokal.

"Kami tentu apresiasi sekali, sangat bagus mempekerjakan dan mengambil tenaga kerja dari lingkungan setempat. Selain itu, bagaimana menjaga lingkungan supaya tetap aman, tetap baik," tandasnya.

Menurut Adi, hal itu juga menjadi bagian penting dari operasi (PLTU) di S2P ini. Termasuk menjaga hubungan yang baik dengan tenaga kerja lokal dan pemerintah daerah.

Dia berharap, operasi PLTU Cilacap oleh S2P tetap stabil, tetap baik. Listrik sudah menjadi kebutuhan dasar, banyak industri yang membutuhkan tidak hanya rumah.

"Tidak hanya rumah, tapi juga industri. Yang semuanya itu menjadi kontribusi perekonomian Jawa Tengah dan Cilacap," pungkasnya. (Rus)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini