Iklan

Adv

Mobil Pembawa Pesilat Kera Sakti Alami Kecelakaan Di Tol Ngawi-Kertosono

Senin, 02 Maret 2020, 5:14:00 PM WIB Last Updated 2020-03-02T10:18:35Z
Nganjuk, Harian7.com - Monil Isuzu Elf dengan Nopol S 7480 A yang membawa rombongan pesilat perguruan Kera Sakti Sabtu, (29/02/2020) sekitar pukul 13.00 WIB mengalami kecelakaan di Jalan Tol Trans Jawa Ngawi-Kertosono, tepatnya di KM 655+400 B area  Desa Sambirejo, Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.

Rombongan Peguruan IKS dari Lamongan yang hendak melaksanakan acara pengesahan/ wisuda  di Madiun terpaksa  tertunda perjalanannya akibat musibah kecelakaan tersebut.

Informasi yang dihimpun harian7.com dilapangan menyebutkan kejadian berawal, saat mobil Isuzu Elf yang disopiri Doni Riswanto (47) warga Dusun Duri, Kecamatan Kembangbau Kabupaten Lamongan yang berpenumpang 16 orang pesilat IKS dari Lamongan berjalan dengan kecepatan tinggi di jalur cepat dari arah timur menuju Madiun.

Setelah mendahului mobil di depannya, Doni berniat mengambil jalur kiri. Namun  tiba-tiba dari arah kiri Timur ke Barat ada kendaraan tidak dikenal mendahului dan berpindah jalur ke kanan dengan jarak dekat dan mendadak, sehingga mennyerempet Isuzu elf yang dikemudikan Doni. Doni kehilangan kendali dan tidak sempat menghindar, sehinga terjadilah kecelakaan itu.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun mobil Isuzu Elf rusak, dan beberapa angota perguruan IKS mengalami luka-luka.

Korban luka-luka dari IKS, M Ikhsan Boiluis (16) pesilat asal Dusun Wateswinangan, Desa Grenjengan, Kecamatan Sabeng, Kabuparen Lamongan dan Ghunsam (18) pesilat asal Desa Sumbersuko, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.

Saat dikonfirmasi awak media, Kanit Laka Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Sugino mengatakan penyebab Kecelakaan di duga karena kurangnya konsentrasi dan kurang berhati-hati di jalan.

"Kendaraan Roda 4 Tidak dikenal berjalan dari arah Timur ke Barat kurang berhati-hati dan kurang konsentrasi tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas, sehingga terjadinya kecelakaan lalu lintas," pungkasnya. (Ndra)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini