Info link

Adv

Hadiri Festival Sego Iriban, Ganjar Menikmati Makanan Khas Desa Wisata Lerep

Jumat, 13 Maret 2020, 3/13/2020 06:14:00 PM WIB Last Updated 2020-03-13T13:32:14Z
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat hadiri Festival Sego Iriban.
Ungaran,harian7.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri Festival Nasi Iriban dan menikmati kuliner Nasi Iriban di Desa Wisata Lerep, Kabupaten Semarang, Kamis (12/3/2020) kemarin.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama rombongan langsung menikmati Nasi Iriban menu yang melegenda dengan pemandangan pedesaan yang asri.
Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono saat berpose dengan masyarakat.

Selain Gubernur, turut hadir Bupati Semarang Mundjirin, Wakil Bupati Semarang H Ngesti Nugroho SH MH, Kapolres Semarang AKBP Gatot  Hendro Hartono, Sekda Kab Semarang Drs Gunawan Wibisono, Ketua DPRD Kab Semarang Bondan Marutoning, Plt Kepala Dikcapil Kab Semarang Drs Agus Haryanto, Kasat Pol PP Kab Semarang Tajudin Noor, Kadin Pariwisata Kab Semarang Dra. Dewi Pramuningsih, Kapala BPBD Kab Semarang Heru Subroto, Jajaran SKPD dan OPD  Kab Semarang,Danramil 14 Ungaran Kapten Inf Sunarno (Mewakili Dandim Salatiga), Kapolsek Ungaran Kompol Slamet Kuat, Camat Ungaran Barat Eko Purwanto, Dinas PUBMCK Hanung T, Densos Kab Semarang Harso Susilo, Dinkes Kab Semarang Yulianto.P, Kades Lerep Sumaryadi, Dispermasdes /Dukcapil Sugeng Riyanto dan masyarakat Desa Lerep.

Camat Ungaran Barat Eko Purwanto menuturkan,"Kami ingin menghidupkan kembali tradisi itu. Tidak hanya setahun sekali, namun kami ingin menjadikan itu sebagai daya tarik wisatawan,” katanya.

"Nasi Iriban akan disajikan di pasar tradisional Desa Wisata Lerep agar para wisatawan dapat menikmati menu langka itu, tanpa harus menunggu prosesi Rajab tiba, " ucap Camat.

Sementara, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo  menyampaikan saat, "Saya tertarik karena katanya ada makanan unik. Ternyata ini, namanya Sego Iriban, ini makanan unik karena sayurannya tidak direbus, melainkan dibakar pakai bambu," kata Ganjar.

"Ini menarik dan tentu laku dijual untuk menarik wisatawan, kuliner khas yang melegenda semacam ini, banyak dicari wisatawan,"ucapnya.

Saya berharap, lanjut Ganjar, masyarakat terus aktif dalam berinovasi terkait dengan potensi desa yang selama ini belum mendapat perhatian, dan berbagai potensi desa,  harus digali agar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

" Gunakan Dana Desa yang ada untuk mengembangkan potensi-potensi ini. Kami dari pemerintah tentu akan memberikan dorongan, bahkan kami sudah membuat peraturan daerah mengenai desa wisata dan siap memberikan hadiah Rp1 miliar kepada desa wisata yang terbaik," pesanya.(*)

Laporan: Arie Budi
Kontributor Kab Semarang
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini