• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Dugaan Percobaan Penculikan di Pringapus Viral di Facebook, Begini Kronologinya?

    Jumat, 24 Januari 2020, 2:19:00 AM WIB Last Updated 2020-01-23T19:22:24Z
    Aiptu Mustofa saat berbincang dirumah korban.
    Ungaran,harian7.com - Seorang bocah di Kauman Kidul RT 06 RW 02 Kelurahan Pringapus Kabupaten Semarang, nyaris menjadi korban penculikan orang tak di kenal. Bahkan kabar tersebut juga sempat viral dan menjadi perbincangan di media sosial (medsos) group facebook Pringapus.


    Menurut keterangan Bhabinkamtibmas Pingapus Polsek Bergas Aipda Mustofa mengungkapkan,"Dengan adanya informasi yang viral di facebook terkait percobaan penculikan, pada  Kamis (23/01/2020), saya menyambangi ke rumah korban,"ungkapnya.


    Lanjut Aipda Mustofa, menurut keterangan ayah korban bernama Hermant (32) saat kita mintai keterangan menjelaskan, sekira pukul 10.00 wib, Parmi tetangga korban mendengar suara orang sedang membujuk ZR (Korban). Kemudian Parmi keluar rumah dan didapati ZR sudah digendong oleh seorang kakek tua yang tidak dikenal sekiranumur kurang lebih 70 tahun, dengan mengenakan pakaian hansip, tutup kepala blangkon warna coklat).


    "Saat itu kakek tersebut di tanya oleh Parmi,  'Njenengan Sinten..? nopo mbahne ZR..? " (anda siapa..? Apakah kakeknya ZR..?). Orang tersebut jawab 'Nggih...lha anak kok' ora di openi, arep tak jak jajan, mesakke men ( Ya, anak ini  kok kasihan , mau saya ajak jajan"). Mendengar jawaban tersebut. Parmi memanggil ayah ZR, 'wan, kae lho...pak ne teko' (wan, itu ayahmu datang). Mendapat kabar ayahnya datang, Hermawanto segera menyudahi pekerjaannya sebagai buruh pembuat adonan donat di rumah tetangganya dan keluar rumah langsung mengambil anaknya   dari gendongan orang tak dikenal tersebut. Selanjutnya Parmi bertanya kepada Hermawanto, 'Kui bapakmu to..? Hermantopun menjawab bukan,  akhirnya orang tidak dikenal tersebut di tanya oleh Parmi 'Lha jenengan tiyang pundi' (anda orang mana...), kakek tua tersebut menjawab, saya orang Temanggung,"ungkap Aipda Mustofa.


    "Warga dan ibu-ibupun langsung datang dan  fokus ke ZR dan orang yang diduga penculik pergi tanpa ada yang tahu arahnya,"pungkasnya.

    Terpisah, Kapolsek Bergas AKP Suwanta Melalui Kasubbag Humas Polres Semarang Iptu Budi Supraptono saat dikonfirmasi harian7.com, Kamis (23/1/2020) menjelaskan, "Kejadian tersebut termonitor dari media sosial group facebook Pringapus dan langsung ditindak lanjuti oleh Bhabinkamtibmas Pringapus Aiptu Mustofa dan ternyata benar adanya,"katanya.

    "Kami menghimbau kepada Masyarakat tidak perlu panik dan takut namun tetap waspada, laporkan ke pihak kepolisian bila mana terjadi hal serupa, jangan main hakim sendiri dan jangan menyebarkan berita bedasarkan katanya,"pesan Iptu Budi. (*)


    Laporan: Arie Budi
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini