Iklan

Adv

Warga Nyatnyono Meninggal Dunia Tersengat Setrum Di Pohon Petai

Senin, 09 Desember 2019, 2:53:00 PM WIB Last Updated 2019-12-09T08:59:35Z
UNGARAN,harian7.com - Warga Lerep Kabupaten Semarang digemparkan adanya seorang laki-laki penebas pete yang tersengat listrik diatas pohon petai di Desa Lerep Rt 3 Rw 2 Kelurahan Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kab Semarang, Senin (9/12/2019).

Menurut keterangan warga, Miyanti (53)warga Dusun Lerep RT  03 RW 02 Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang, mengatakan, sekitar pukul 8.30 wib pagi, korban yang kerap dipanggil pak Ruwet atau nama aslinya M Jazuli (53) warga Dusun Krajan RT 001 RW 004, Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang datang mengendarai sepeda motor Yamaha Zupiter warna oren nopol H-6439-CL, dengan menggunakan Keranjang warna hijau akan panen dan menebas petai.

"Sebelum naik kepohon pete sempat bertegur sapa dan saya bertanya mau kemana pak, korban menjawab, mau panen atau ambil pete diatas, beberapa saat kemudian saya masuk rumah dan mendengar suara jatuh dari atas pohon setelah dilihat ternyata korban tersangkut dan tidak sadarkan diri,"katanya.

"Dilihat posisi korban yang sedang menebas pete milik Sucipto warga Rt 04/002 Desa Lerep, korban ternyata tersengat listrik saat akan mengambil pete karena posisi kabel Listrik berada di antara pohon tersebut, "pungkas Miyanti.

Sementara itu, Polsek Ungaran bersama Perangkat Desa datang ke lokasi kejadian dan ikut proses evakuasi korban dan oleh Tim Damkar Kabupaten Semarang langsung melakukan evakuasi korban diatas pohon pete dan setelah berhasil diturunkan, oleh Tim Kesehatan Kabupaten Semarang dalam hal ini ambulance PSC Lekas cek kondisi korban dan dinyatakan meninggal dunia saat posisi diatas pohon pete.

Keluarga korban saat mengetahui mengikhlaskan kejadian ini dan menyatakan korban tidak perlu di otopsi. Korban akhirnya dibawa ke kediamannya yaitu Desa Nyatnyono oleh ambulance Basnas Kabupaten Semarang. (Arie Budi)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini