Info link

Adv

Breaking News: LSM ICI Jateng Gelar FGD "Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Jateng"

Sabtu, 28 Desember 2019, 12/28/2019 10:48:00 AM WIB Last Updated 2019-12-28T03:48:08Z
UNGARAN, harian7.com - Tugas dari masyarakat maupun organisasi masyarakat (ormas) serta LSM hanyalah melakukan pencegahan, namun yang lebih penting dan berperan dalam penindakan adalah aparat penagak hukum (APH). Hal ini terkait dengan korupsi, yang akhir-akhir ini "merebak" di tengah masyarakat. Demikian ditegaskan Ketua Panitia Shodiq dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Implementasi Peran Serta Masyarakat Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Jawa Tengah, di PIKK Tuntang, Sabtu 28/12/2019. FGD ini digelar oleh LSM ICI Jateng.

"Harapan dari FGD ini, ada sumbangsih dari peserta untuk pencegahan dan pemberantasan korupsi khususnya di Jateng. Fungsi kita hanya berperan serta dan yang wajib melakukan penindakan adalah pemerintah maupun lembaga legislatif serta aparat penegak hukum," kata Shodiq.
Salah satu nara sumber dalam FGD saat paparkan materi.

Ditambahkan, kedepan perlu adanya sinergi antara masyarakat dengan pemerintah dalam pemberantasan dan pencegahan korupsi. Sehingga, tidak akan muncul saling menghantam antara satu lembaga dengan lembaga lain. Bahkan, salah satunya adalah perlunya dan pentingnya komunikasi antara ormas, LSM, aparat penegak hukum (APH) maupun masyarakat.

Nara sumber dalam FGD ini masing-masing dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Semarang diwakili Dwi Endah SH, Iptu Winardi (mewakili Ditreskrimsus Polda Jateng) serta Dr Khrisna Djaya Darumurti SH MH (Direktur LSM ICI Jateng, yang juga Dosen FH UKSW Salatiga). Acara FGD ini dimoderatori Nurun Jamaludin SHI MHI (Dosen IAIN Salatiga).

Para peserta FGD datang dari LSM, Ormas, Forsekdesi, Advokat, Perangkat Desa, Hamong Projo, Wartawan, Organisasi kemahasiswaan, serta perwakilan tokoh masyarakat. Selain itu, hadir juga Kapolsek Tuntang AKP Susanto, perwakilan Kantor Kesbangpol Kab Semarang Yuni Indrasari, serta DPRD Kab Semarang Budiono. (Heru Santoso).
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini