Iklan

Adv

Kapolres Cilacap : Polri Akan Tuntut Tuntas Kasus Meninggalnya Mahasiswa Kendari

Kamis, 10 Oktober 2019, 10/10/2019 08:53:00 PM WIB Last Updated 2019-10-10T13:53:36Z
Cilacap, Harian7.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Cilacap kembali geruduk Mapolres Cilacap, kedatangan puluhan mahasiswa ini untuk mengingatkan Kepolisian agar serius menangani kasus meninggalnya dua mahasiswa di Kendari saat demonstrasi pada September lalu.

Ditemui disela-sela orasi, Ketua Cabang PMII Kabupaten Cilacap, Khaerul Anam mengatakan, aksi ini hanya mengingatkan kepada kepolisian agar serius menangani kasus meninggalnya dua mahasiswa Kendari terserbut.

"Siapapun pelakunya, entah oknum sipil maupun aparat, kami minta agar kepolisian untuk menindak tegas dan tidak pandang bulu memprosesnya," katanya, Kamis, (10/10/2019).

Jika pelakunya aparat, imbuhnya baik itu Kapolda atau Kapolres, kalau perlu copot Kapolda dan Kapolresnya.

"Kami mencium indikasi adanya oknum tertentu yang ingin membuat situasi tidak kondusif, dan memecah belah persatuan, dan kami mengingatkan TNI/Polri untuk tidak mudah terpancing akan hal itu," tegas Anam.

Dari analisa kami, ungkapnya ada upaya provokasi terhadap lembaga TNI/Polri supaya terjadi chaos nasional. Oleh karena itu kami menuntut TNI/Polri untuk menyerukan kesatuan dan persatuan.

Sementara, Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto yang menemui langsung demonstran mengatakan, soal ini Kapolri langsung memimpin proses penyelidikan di lapangan.

Kapolres menambahkan, Polri sudah menyatakan akan menuntut tuntas kasus tersebut sampai selesai, dan hasilnya, siapapun pelakunya, baik oknum aparat maupun atau bukan harus diproses dengan aturan yang berlaku.

"Kami memastikan, kasus tersebut akan bisa terungkap nantinya, karena ini dalam instruksi Kapolri langsung. Kasus ini tidak akan pernah berhenti dan tidak akan tidak terungkap. Semoga bisa segera diketahui siapa pelakunya," pungkasnya. (Rusmono)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini