Iklan

Adv

Tragedi Crane Nyangkut Kabel Listrik, Akhirnya Satu Korban Lagi Meninggal Dunia di RSUD Salatiga

Rabu, 07 Agustus 2019, 8/07/2019 12:06:00 PM WIB Last Updated 2019-08-07T05:10:20Z
SALATIGA, harian7.com - Satu korban lagi meninggal dunia akibat tragedi crane nyangkut kabel listrik di daerah Kemiri, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Korban kedua yang meninggal dunia adalah Busri Waluyo (35) warga Pandean RT 05 RW 08, Nyablak, Kabupaten Magelang, setelah beberapa hari menjalani perawatan di RSUD Salatiga.

Kasubag Humas dan Pemasaran RSUD Salatiga Nugroho Prasetyaningrum ketika diklarifikasi harian7.com membenarkan jika ada satu lagi korban crane nyangkut kabel listrik di Kemiri yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Salatiga.

"Korban yang meninggal dunia atas nama Busri Waluyo warga Ngablag Kabupaten Magelang. Usai kejadian itu, Busri langsung masuk perawatan ICU RSUD Salatiga dan meninggal Selasa (6/8/2019) sekitar pukul 16.45 wib," kata Nugroho Prasetyaningrum.

Dari empat korban tragedi crane nyangkut kabel listrik saat akan menurunkan box culvert di pembangunan gorong-gorong jembatan di Kemiri Candi, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo tersebut, dua orang meninggal dunia dan dua orang pekerja masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Dua orang yang meninggal dunia adalah Roni Satrio Wibowo (44) warga Godean, Jamus Kauman, Ngluwar, Kabupaten Magelang yang tewas seketika di lokasi kejadian. Lalu, meninggal di rumah sakit adalah Busri Waluyo (35) warga Pandean, Nyablak, Kabupaten Magelang. Kemudian yang masih dirawat di rumah sakit adalah M Bahrudin (38) warga Wonokerto, Nyablak, Kabupaten Magelang dan M Imanudin (41) warga Kecamatan, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Dari tragedi tersebut, sampai sekarang alat berat atau crane itu masih dipasang garis polisi (police line). (Heru Santoso).

Berita sebelumnya :
Proyek Dengan Dana Rp 1,3 Miliar, Tanpa Dilengkapi Papan Petunjuk Yang Jelas

Crane Nyangkut Kabel Listrik, Seorang Pekerja Tewas Seketika dan Tiga Lainnya Luka Berat
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini