Terjun di Bidang Pertanian Berawal Dari Paksaan Orangtua

UNGARAN, harian7.com – Menekuni menjadi petani sayuran organik, karena seluruh warga atau orang itu butuh makan. Salah satunya adalah...


UNGARAN, harian7.com – Menekuni menjadi petani sayuran organik, karena seluruh warga atau orang itu butuh makan. Salah satunya adalah makan sayuran. Inilah yang melatarbelakangi sosok Shofyan Adi Cahyono  (23) warga Dusun Sidomukti, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

        “Selain itu, akhir-akhir ini jumlah petani muda yang mempunyai minat bertani secara tradisionil mulai menurun. Padahal, bisnis pertanian itu sangat menjanjikan keuntungan. Inilah alasan saya siap menekuni dunia pertanian organik,” katanya kepada harian7.com, Kamis (17/1/2019).

        Alumni Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) UKSW Salatiga ini menceritakan, bahwa kelompok tani (Poktan) ‘Citra Muda’ yang dipimpin ini berdiri sejak tahun 2015. Hingga empat tahun berjalan sampai awal tahun 2019 ini, sebanyak 30 orang muda menjadi anggotanya. Konsentrasi utama Poktan ‘Citra Muda’ ini pada produk sayuran organik dan kerjasama dengan perusahaan perorangan telah mengeluarkan produk Sayur Organik Merbabu (SOM).

“Saya ini menekuni menjadi petani karena ada paksaan dari orangtua. Intinya, anak petani tidak boleh jadi petani seperti yang orangtua jalani/lakukan hingga turun temurun. Dari sini, saya tertantang hingga akhirnya lulus dari SMA melanjutkan kuliah di FPB UKSW Salatiga,” ujarnya.

Shofyan, yang kini melanjutkan kuliah di Program Magister di UKSW Salatiga, punya harapan agar seluruh aspek mulai dari pihak pemerintahan maupun pemangku kebijakan dapat memberikan dukungan terhadap Poktan ‘Citra Muda’ Sidomukti, Kopeng ini untuk mendapatkan sertifikasi organik. Hal ini, agar mutu dan kualitasnya meningkat bahkan pangsa pasarnya juga meluas. Serta tidak kalah pentingnya, dapat mengajak kalangan muda lebih banyak menekuni dan terjun di bidang pertanian.

Terkait dengan pendampingan pada Poktan ‘Citra Muda’ ini, telah dilakukan oleh Balai Penyuluh Lapangan Kecamatan Getasan khususnya dengan budidaya sayuran organic. Pada tahun 2018, Poktan ‘Citra Muda’ ini mendapatkan kucuran bantuan untuk Pengembangan Desa Wisata Organik dari BPTPHP Provinsi Jateng. Serta bantuan dalam bentuk Klinik Sarana dan Prasarana (Sarpras) lengkap.

“Dari bantuan sarpras tersebut, Poktan ‘Citra Muda’ Sidomukti, Kopeng ini bisa memproduksi pestisida nabati dan hayati serta pupuk organik. Dengan 30 anggota, kami dapat memproduksi sebanyak 40 jenis sayuran. Kami juga memasarkan SOM ini secara online melalui IG dan FB. Dan yang tidak kalah penting adalah, kami menjual sayuran organik ini khusus kalangan menengah ke bawah. Alasan kami, agar masyarakat dapat menikmati sayuran sehat dan bebas pestisida kimia,” tutur lelaki lajang yang dilahirkan di Kabupaten Semarang, 20 Juli 1995. (*)

Laporan : Heru Santoso
Editor : M.Nur

COMMENTS

Nama

ARUS MUDIK,12,BANJARNEGARA,1,BANTUL,1,BANYUMAS,6,BERITA DAERAH,67,BERITA FOTO,13,BERITA TERKINI,3362,BIRO KEDU,47,BISNIS,17,BLORA,21,BOYOLALI,22,Budaya,19,CILACAP,232,DEMAK,2,EKONOMI,2,EKONOMI DAN BISNIS,18,FINANCE,6,GAYA HIDUP,25,HARIAN NASIONAL,32,harian7@mail.salatiga,1,HARIAN7HOTNEWS,2,HEALTH FINANCE NEWS,8,HIBURAN,31,HIDUP SEHAT,1,IKLAN,1,INFO HAJI 2019,16,INTERNATIONAL,11,INVESTIGASI,3,JAMBI,4,JATENG,1,JATENG NEWS,28,JATIM,4,JAWA TIMUR,2,JOGJA,17,KABAR DESA,13,KABAR PILKADA,35,KABAR PILPRES 2019,1,KABAR POLISI,471,KABAR TNI,118,KABAR TNI POLRI,33,KENDAL,8,KOMUNITAS,1,KRIMINAL,239,KUDUS,5,KULINER,23,LAKA LANTAS,2,Life Style,25,MAGELANG,418,MATA KAMERA,10,MITOS,2,MITRA POLISI,1,MUDIK,3,NASIONAL,213,NEWS,7444,NEWS FOTO,19,NTT,6,OLAHRAGA,10,OPINI,1,PANTURA,3,PEMILU,23,PENDIDIKAN,115,PERISTIWA,291,PILPRES,27,POLITIK,207,Purwodadi,2,SALATIGA,2666,SELEB,16,SEMARANG,790,SLEMAN,1,SOLO RAYA,53,SOSIALITA,1,SOSOK,8,SPORT,5,SUARA JABAR,67,Suara Jatim,8,SULAWESI,277,SUMUT,12,TANYA BUNDA MUZA,2,TEMANGGUNG,135,TIPS BUNDA MUZA,4,UNGARAN,1626,VIDEO,28,WARTA PEMBACA,25,WISATA,7,WONOSOBO,3,
ltr
item
HARIAN7.COM - KABARE WONG JAWA TENGAH: Terjun di Bidang Pertanian Berawal Dari Paksaan Orangtua
Terjun di Bidang Pertanian Berawal Dari Paksaan Orangtua
https://4.bp.blogspot.com/-wcMUtbRJNdc/XEBy-tBdQAI/AAAAAAAAbqw/hUUc3LvRZYgNhEXYEpFAjpktoKYcl0emACLcBGAs/s400/photo%2B170%2B19-17-47.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-wcMUtbRJNdc/XEBy-tBdQAI/AAAAAAAAbqw/hUUc3LvRZYgNhEXYEpFAjpktoKYcl0emACLcBGAs/s72-c/photo%2B170%2B19-17-47.jpg
HARIAN7.COM - KABARE WONG JAWA TENGAH
http://www.harian7.com/2019/01/terjun-di-bidang-pertanian-berawal-dari.html
http://www.harian7.com/
http://www.harian7.com/
http://www.harian7.com/2019/01/terjun-di-bidang-pertanian-berawal-dari.html
true
6540734605408975812
UTF-8
Semua Berita Not found any posts VIEW ALL Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All LABEL ARCHIVE PENCARIAN Semua Berita Ops.... Halaman Yang Anda Minta Belum Tersedia Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy