Warga Winong Geruduk Pemkab Cilacap, Keluhkan Debu dan Kekeringan Akibat Aktivitas PLTU

Cilacap, Harian7.com - Ratusan warga Dusun Winong, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, yang tergabung dalam FMWPL dan JPLC, Senin (27/8/201...

Cilacap, Harian7.com- Ratusan warga Dusun Winong, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, yang tergabung dalam FMWPL dan JPLC, Senin (27/8/2018), menggerudug Pemkab Cilacap.

Mereka Bupati Cilacap agar tegas terhadap PLTU Cilacap yang dinilai melakukan pencemaran lingkungan dan meminta Bupati memberikan sanksi administratif kepada PT Sumber Segara Primadaya (S2P) selaku pengelola PLTU Cilacap.

"Bupati harus menegakkan Perda Nomor 5 Tahun 2016 karena selama ini PLTU telah mencemari lingkungan Dusun Winong," kata pendemo dalam orasinya di depan pintu gerbang kompleks Pemkab Cilacap, yang dijaga ketat aparat kepolisian.

Baca Juga:
“Meski Tempati Kantor Yang Kecil, Para Pejuang Air Jangan Mudah Putus Asa”


Selain itu, mereka juga mendesak Bupati yang punya wewenang melakukan tindakan terhadap PT S2P.

Sebab, saat ini warga Winong terkena dampak debu dan air  menjadi kering serta asin, juga warga merasakan gatal-gatal.

"Sumur kami menjadi kering. Kami mengharapkan kebijaksanaan Bupati untuk dapat mengatasi debu PLTU. Juga kami  harus mengepel setiap hari jauh dari biasanya," kata Satinem, salah satu warga saat audiensi dengan Bupati di ruang kerjanya.

Sementara itu Rianto, Koordinator Forum Masyarakat Winong Peduli Lingkungan (FMWPL) menerangkan, saat ini 275 KK di Winong sangat merasakan sekali dampak tersebut. Yang parah di RT 01 RW 10 dan RT 02 RW 10.

"Dampaknya tidak hanya satu tahun tetapi beberapa tahun.
Kami mengalami krisis air hingga kekeringan," beber dia.

Rianto menambahkan, warga akhirnya mengebor. "Mereka terpaksa mengambil uang untuk kebutuhan anak sekolah, karena air sangat penting tapi debet air tidak mencukupi," katanya, dan menambahkan bantuan toren untuk menampung air dari PLTU cuma 8 buah dan berkapasitas 1.050 liter, serta didistribusikan ke tiga rumah dalam sehari.

"Ke-24 KK yang mendapat bantuan toren tidak setiap hari. Mereka harus menunggu pengisian tiap 5 hari sekali.
Mohon ini ada penyelesaian terbaik," harap Rianto.

Menurutnya hal itu sangat kurang. Dikhawatirkan nantinya akan muncul sumur-sumur yang mengakibatkan gatal.

Awal krisis, kata Rianto, mulai muncul sejak perluasan unit 3 dan 4. Untuk unit 1 dan 2 justru tidak.

Asisten II Sekda Cilacap Dian Setyabudi, yang mendampingi Bupati saat audiensi  mengungkapkan bahwa krisis air saat ini menyeluruh. Bahkan PDAM tak bisa melakukan apapun.

"Air asin sudah sampai bagian belakang pompa air Kesugihan. Faktor alam seperti angin mungkin juga mendorong air laut hingga ke Kesugihan," katanya.

Dian menambahkan, nanti akan dicek. Pihaknya sudah ke PLTU, dan hasilnya dipasang toren-toren. Kota mati air sama sekali.
Pamda saat ini sedang mengirim 80 unit drum air ke daerah-daerah yang krisis. Seluruh warga Winong masih menggunakan air tanah karena PDAM belum masuk. Hal ini akan dikomunikasikan dengan PLTU.

Kepala DLH Cilacap Adjar Mugiono mengaku sudah ke PLTU. Kini ada penambahan satu toren di Kuwasen.

"Debu betul ada sebab di sana banyak tambak, tapi bukan karena tambak. Izin lingkungan PLTU dari Gubernur (PP No 27 Tahun 2012). Sudah uji lab. Semuanya di bawah ambang batas," kata Adjar.

Terkait debu, warga sebenarnya mengeluhkan asiat (aspon) bekas pembakaran batubara.

"Asiatnya berdekatan dengan rumah warga dan tidak tertutup. Air kering lebih dari puluhan tahun baru sekarang terasa. Ngebor hingga 13 meter. Hembusan angin membuat asiat masuk ke rumah warga," imbuh Fahmi Bastian.

Menanggapi warga, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menandaskan, kekeringan hampir dialami seluruh penduduk di Pulau Jawa.

Bupati juga megatakan saat ini sedang fokus bagaimana PDAM bisa mengatasi kekerimgan parah yang baru terjadi tahun ini. Meski tahun lalu pernah terjadi, namun tidak separah sekarang karena bisa diatasi.

"Saya akan bentuk tim untuk memantau secara langsung keluhan masyarakat di lapangan," tegas Tatto.

Kapan dan bagaimana tim tersebut, dia mengatakan akan dibicarakan dulu dan meminta masyarakat bersabar untuk nantinya bisa melihat tim ini bekerja.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLTU belum bisa dimintai tanggapannya. (Rus)

COMMENTS

Nama

ARUS MUDIK,12,BANJARNEGARA,1,BANTUL,1,BANYUMAS,2,BERITA DAERAH,67,BERITA FOTO,6,BERITA TERKINI,3362,BIRO KEDU,47,BISNIS,17,BLORA,18,BOYOLALI,18,Budaya,16,CILACAP,26,DEMAK,2,EKONOMI,2,EKONOMI DAN BISNIS,16,FINANCE,3,GAYA HIDUP,20,HARIAN NASIONAL,27,HIBURAN,20,HIDUP SEHAT,1,IKLAN,1,INTERNATIONAL,11,INVESTIGASI,3,JAMBI,4,JATENG,1,JATENG NEWS,21,JATIM,1,JAWA TIMUR,1,JOGJA,12,KABAR DESA,8,KABAR PILKADA,35,KABAR PILPRES 2019,1,KABAR POLISI,180,KABAR TNI,1,KENDAL,4,KRIMINAL,60,KUDUS,1,KULINER,16,LAKA LANTAS,2,Life Style,7,MAGELANG,281,MITOS,2,MITRA POLISI,1,MUDIK,3,NASIONAL,128,NEWS,5593,NEWS FOTO,15,NTT,6,OLAHRAGA,2,OPINI,1,PANTURA,2,PEMILU,22,PENDIDIKAN,91,PERISTIWA,107,PILPRES,27,POLITIK,147,Purwodadi,2,SALATIGA,2204,SELEB,12,SEMARANG,636,SLEMAN,1,SOLO RAYA,28,SOSOK,6,SPORT,4,SUARA JABAR,14,Suara Jatim,3,SULAWESI,275,SUMUT,12,TEMANGGUNG,75,TIPS BUNDA MUZA,3,UNGARAN,1217,VIDEO,17,WARTA PEMBACA,25,WISATA,2,WONOSOBO,3,
ltr
item
HARIAN7.COM - KABARE WONG JAWA TENGAH: Warga Winong Geruduk Pemkab Cilacap, Keluhkan Debu dan Kekeringan Akibat Aktivitas PLTU
Warga Winong Geruduk Pemkab Cilacap, Keluhkan Debu dan Kekeringan Akibat Aktivitas PLTU
https://4.bp.blogspot.com/-1Ayb1Fn6JYA/W4QboqCSvrI/AAAAAAAAY8w/nm9FIp8Gnto8IyeyhhqQM0Ax8vILS6RiwCLcBGAs/s400/IMG-20180827-WA0047.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-1Ayb1Fn6JYA/W4QboqCSvrI/AAAAAAAAY8w/nm9FIp8Gnto8IyeyhhqQM0Ax8vILS6RiwCLcBGAs/s72-c/IMG-20180827-WA0047.jpg
HARIAN7.COM - KABARE WONG JAWA TENGAH
http://www.harian7.com/2018/08/warga-winong-geruduk-pemkab-cilacap.html
http://www.harian7.com/
http://www.harian7.com/
http://www.harian7.com/2018/08/warga-winong-geruduk-pemkab-cilacap.html
true
6540734605408975812
UTF-8
Semua Berita Not found any posts VIEW ALL Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All LABEL ARCHIVE PENCARIAN Semua Berita Ops.... Halaman Yang Anda Minta Belum Tersedia Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy