Menanggapi Keluhan Warga Terkena Dampak Limbah Kandang Babi, DLH Kabupaten Semarang Gelar Sosialisasi

Ungaran,harian7.com - Puluhan peternak babi dan masyarakat sekitar kandang ikuti kegiatan Sosialisasi Peningkatan Ketaatan Pelaku Usaha Pe...

Ungaran,harian7.com - Puluhan peternak babi dan masyarakat sekitar kandang ikuti kegiatan Sosialisasi Peningkatan Ketaatan Pelaku Usaha Peternakan Babi Terhadap Kebijakan Lingkungan Hidup yang di laksanakan Rabu (25/04/ 2018) kemarin di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang.

Latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini adalah banyaknya aduan terhadap usaha/kegiatan peternakan babi di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang yang dilaporkan masyarakat terkait dugaan munculnya bau menyengat yang berdampak mengganggu kesehatan.

Menanggapi hal tersebut,  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang berinisiatif mengumpulkan para peternak babi, untuk diberikan pengarahan tentang cara pengelolaan yang berwawasan lingkungan hidup.

Acara Sosialisasi dibuka oleh Kepala DLH Kabupaten Semarang  Nurhadi Subroto serta menghadirkan narasumber dari BBTPPI (Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri) Jateng Bekti Marlena dan Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK) SIDAK Agus Subekti.

Kepala DLH Kabupaten Semarang  Nurhadi Subroto kepada harian7.com mengatakan, Terimakasih atas kepedulian masyarakat yang ikut membantu berpartisipasi menyampaikan adanya kerusakan lingkungan. Sekurang - kurangnya bahwa itu masyarakat peduli ingin lingkunganya sehat dan saya mengapresiasi hal itu. Kemudian mengenai keluhan dampak limbah yang disebabkan oleh peternakan babi tentu ada budaya yang sangat baik yakni budaya musyawarah yang tentunya dapat di pastikan ada solusinya.

"Dengan budaya musyawarah kan pasti ada solusi, misalkan bau yang sangat menyengat, sekarang kan jamannya teknologi, oleh karena itu tentunya harus ada upaya untuk rekayasa teknologi, karena itu salah satu cara agar  bisa mengatasi persoalan limbah. Untuk menjalankan itu semua sudah pasti ya keluar biaya, kan pengusaha juga cari duit. Jangan sampai peternak yang untung yang lain buntung, nggak baikan,"ungkapnya.

Lanjut Nurhadi, Mengenai persolan ini harus  dibuka solusi. Jadi intinya ya masih harus dikomunikasikan antara masyarakat dan Pengusaha ternak.

"Saya harapkan perlu harus ada komunikasi baik antara masyarakat dengan pengusaha tenak babi. Untuk itu biar suasananya kondusif maka harus difasilitasi oleh pemerintah desa, Kecamatan atau kabupaten dan tentunya kami yang di kabupaten adalah yang untuk amanat tentang pengelolaan lingkungan hidup yang ada di Dinas Lingkungan Hidup,"terang Nurhadi.

Sementara Agus Subekti dari LAPK Sidak selaku narasumber dalam acara ini mengatakan, pengelolaan kandang babi selama ini masih tradisional dan menimbulkan dampak kebauan dan lalat perlu dikelola dengan baik dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produksi ternak, lebih ramah lingkungan, dan tidak berdampak pada masyarakat sekitarnya.

"Menurut pengamatan saya untuk pengelolaan limbah masih jauh dari standar, terkusus dua kandang babi di Dusun Dalangan, Desa Sumogawe itu. Diharapkan untuk pengelolaan limbah segera di benahi agar tidak berdampak buruk bagi masyarakat sekitar,"kata Agus.


Terpisah, Kepala Desa Sumogawe Marsudi kepada harian7.com mengatakan, sebelum permasalah limbah kandang babi bergejolak pihaknya sudah berupaya untuk mengadakan musyawarah. Namun pihak pengusaha ternak kandang babi tidak pernah menghirau dan juga memperhatikan.

"Setiap ada pertemuan pihak pengusaha tidak hadir dan justru malah di wakilkan mandornya. Oleh sebab itu akhirnya warga membuat pernyataan yang inti isinya kandang ternak babi harus di tutup,"jelasnya.

Lanjut Marsudi, pernyataan wargapun bukan tanpa alasan, pasalnya dampak dari limbah peternakan babi tersebut selain bau yang menyengat juga sangat mengganggu kesehatan warga.

"Saat itu kita sudah berupaya untuk musyawarah berkali kali dan bahkan turut mendatangkan tim medis dari Puskesmas Getasan, dan pihak puskesmas menyatakan jika dampak dari limbah kandang babi menggangu kesehatan,"tandas Marsudi.

Haryanto salah satu pengurus paguyuban pengusaha ternak babi saat di konfirmasi harian7.com mengatakan, pihaknya akan mengikuti apa yang di sampaikan kepala desa dan Kepala Dusun yang bersangkutan dan akan memberi tembusan ke Muspika Getasan untuk melakukan musyawarah mufakat guna mencari solusi yang terbaik.

"Kita segera akan memberikan tembusan muspika dulu dan nantinya kepala desa yang bersangkutan dan pihak peternak beserta  kadus setempat untuk dilibatkan dalam musyawarah untuk mufakat bagaimana baiknya,"jelasnya.(M.Nur/Win)

Editor : Shodiq

COMMENTS

Nama

ARUS MUDIK,10,BANTUL,1,BANYUMAS,1,BERITA DAERAH,66,BERITA FOTO,5,BERITA TERKINI,3237,BIRO KEDU,38,BISNIS,17,BOYOLALI,17,Budaya,11,DEMAK,2,EKONOMI,1,EKONOMI DAN BISNIS,15,GAYA HIDUP,18,HARIAN NASIONAL,27,HIBURAN,19,HIDUP SEHAT,1,IKLAN,1,INTERNATIONAL,11,INVESTIGASI,3,JAMBI,4,JATENG,1,JATENG NEWS,19,JOGJA,8,KABAR DESA,6,KABAR PILKADA,35,KABAR POLISI,120,KENDAL,3,KRIMINAL,46,KUDUS,1,KULINER,14,LAKA LANTAS,1,Life Style,1,MAGELANG,210,MITOS,2,MITRA POLISI,1,MUDIK,3,NASIONAL,92,NEWS,5032,NEWS FOTO,12,NTT,6,OLAHRAGA,2,PANTURA,2,PEMILU,22,PENDIDIKAN,84,PERISTIWA,72,PILPRES,27,POLITIK,124,Purwodadi,2,SALATIGA,2121,SELEB,11,SEMARANG,571,SOLO RAYA,24,SOSOK,6,SPORT,4,SULAWESI,229,SUMUT,12,TEMANGGUNG,53,TIPS BUNDA MUZA,3,UNGARAN,1093,VIDEO,8,WARTA PEMBACA,25,WISATA,2,WONOSOBO,3,
ltr
item
HARIAN7.COM - KABARE WONG JAWA TENGAH: Menanggapi Keluhan Warga Terkena Dampak Limbah Kandang Babi, DLH Kabupaten Semarang Gelar Sosialisasi
Menanggapi Keluhan Warga Terkena Dampak Limbah Kandang Babi, DLH Kabupaten Semarang Gelar Sosialisasi
https://4.bp.blogspot.com/-XCkNEnEDWeU/WuJ2Z1sIavI/AAAAAAAAWf8/dEnNBHRvEIwjp7UVdEixZowbmRHy8mmQACLcBGAs/s400/20180425_110503.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-XCkNEnEDWeU/WuJ2Z1sIavI/AAAAAAAAWf8/dEnNBHRvEIwjp7UVdEixZowbmRHy8mmQACLcBGAs/s72-c/20180425_110503.jpg
HARIAN7.COM - KABARE WONG JAWA TENGAH
http://www.harian7.com/2018/04/menanggapi-keluhan-warga-terkena-dampak.html
http://www.harian7.com/
http://www.harian7.com/
http://www.harian7.com/2018/04/menanggapi-keluhan-warga-terkena-dampak.html
true
6540734605408975812
UTF-8
Semua Berita Not found any posts VIEW ALL Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All LABEL ARCHIVE PENCARIAN Semua Berita Ops.... Halaman Yang Anda Minta Belum Tersedia Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy